Rabu, 24 Juni 2009

perkenalan dunia ritel

Retailing menjadi global, bisnis teknologi tinggi. McDonald mempunyai lebih dari 23.000 outlet di 109 negara, 2.500 di Jepang sendiri. Wart-Mart mengoperasikan tokonya dari Brazil hingga China. Beberapa retailer terbesar di Amerika Serikat seperti A & P, Food Lion, Stop & Shop, 7-Eleven, dimiliki oleh perusahan-perusahaan dengan berpusat di Eropa dan Jepang.

Apakah retailing ?
Retailing merupakan suatu kelompok bisnis, aktivitas yang menambahkan nilai Pada Produk dan jasa yang dijual kepada pelanggan untuk penggunaan pribadi atau keluarga. Orang sering berpikir retailing hanya sebagai penjualan barang di toko. Tetapi retail juga melibatkan penjualan jasa:seperti bermalam sementara pada sebuah motel, pemeriksaan dokter, memotong rambut, penyewaan kaset video, atau pengantaran pizza ke rumah.

Retailing adalah bisnis yang menjual produk dan jasa pada konsumen untuk kebutuhan pribadi atau keluarga. Retail juga merupakan bisnis terakhir dalam jalur distribusi yang menghubungkan manufactur dengan konsumen.

Peranan retail pada saluran distribusi
Retailer adalah suatu bisnis yang menjual produk dan jasa untuk pelanggan untuk penggunaan pribadi atau keluarga. Retailer merupakan bisnis akhir pada saluran distribusi yang berhubungan perusahaan manufaktur dengan pelanggan.

Retailer melakukan aktivitas bisnis dan melaksanakan fungsi-fungsi bahwa peningkatan nilai dari produk-produk dan jasa mereka ,menjual kepada konsumen-konsumen. Fungsi-fungsi ritel meliputi ini :
1. Menyediakan berbagai macam produk-produk dan jasa.
2. Penjualan besar-besaran
3. Menyimpan persediaan.
4. Menyediakan jasa.

Menyediakan Keanekaragaman. Supermarket pada umumnya mempunyai 15.000 item-item yang berbeda yang dibuat oleh lebih 500 perusahaan. Penawaran produk yang bermacam-macam memungkinkan pelanggan-pelanggan untuk memilih berbagai macam merek-merek, desain, ukuran, warna, dan harga dalam satu tempat. Sebagai contoh, Campbell membuat sup, Kraft membuat produk susu, Kellogg membuat sereal sarapan pagi, dan McCormick membuat rempah-rempah. Jika masing-masing pabrik manufaktur ini mempunyai toko sendiri yang menjual produknya sendiri, pelanggan akan pergi keberbagai toko yang berbeda untuk membeli secara borongan untuk mempersiapkan sebuah makanan.

Terobosan Besar. Untuk mengurangi biaya transportasi, manufaktur dan pedagang grosir pada umumnya mengirimkan makan malam yang dibekukan kepada Retailer. Retailer kemudian menawarkan produk-produknya dalam jumlah yang lebih kecil yang dikhususkan kepada konsumen individu dan pola konsumsi rumah tangga .

Menyimpan persediaan. Fungsi utama retailer adalah untuk menyimpan persediaan sehingga produk-produk tersedia ketika konsumen-konsumen menghendakinya. Dengan demikian, konsumen-konsumen dapat menyimpan persediaan yang sedikit dari produk-produk di rumah mereka karena mereka mengetahui retailer memiliki produk-produk yang tersedia ketika mereka memerlukannya . Dengan menjaga persediaan, retailer menyediakan suatu manfaat kepada pelanggan mereka dimana mengurangi ongkos penyimpanan produk pada pelanggan.

Memberikan Pelayanan Jasa. Retailer memberikan jasa dimana membuatnya menjadi lebih mudah bagi pelanggan untuk membeli dan menggunakan produk-produk. Mereka menawarkan secara kredit jadi pelanggan dapat memiliki suatu produk saat ini dan membayarnya kemudian. Mereka memperlihatkan produk jadi pelanggan dapat lihat dan mencobanya sebelum membeli. Beberapa retailer mempunyai penjaga toko untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan menyediakan informasi tambahan tentang produk-produk.

Meningkatkan Nilai produk dan pelayanan. Dengan menyediakan keaneka ragaman membuka terobosan besar, penyimpanan persediaan, dan menyediakan pelayanan, retailer meningkatkan nilai yang diterima dari pelanggan atas produk-produk dan jasa yang mereka rasakan.

Organisasi saluran distribusi
Pada beberapa saluran distribusi, manufaktur, pedangan grosir, dan kegiatan retailer aktivitas dilaksanakan oleh perusahaan terbuka. Tetapi kebanyakan saluran distribusi mempunyai beberapa integrasi vertikal

Integrasi vertical, berarti perusahaan melakukan lebih dari satu kegiatan pada saluran seperti investasi oleh retail pada pedagang grosir dan/atau manufaktur. Sebagai contoh, retailer yang paling besar seperti Kmart, Safeway, Wal-Mart, dan offfice Depot melakukan kedua kegiatan penjualan grosir dan retail. Mereka membeli langsung dari pabrik manufaktur, barang dikirimkan pada gudang mereka untuk disimpan dan mendistribusikan barang dagang mereka pada toko mereka. Retailer lain , seperti The Gap dan Victoria's Secret, bahkan lebih melaksanakan intergrasi secara vertical.
Mereka meranacang barang dagang yang mereka jual lalu melakukan kontrak dengan pabrik untuk memproduksinya untuk mereka.

Struktur Retail dan saluran distribusi diseluruh dunia
Sifat dari retail dan saluran distribusi di Amerika Serikat sangat unik. Sistem distribusi Amerika Serikat mempunyai kepadatan retail terbesar dengan konstentrasi terbesar dari perusahaan retail. Beberapa orang berpikir bahwa Amerika serikat berlebihan tokonya.

Retail tingkat atas Amerika Serikat
25 retailer terbesar Amerika Serikat, memperlihatkan retail yang bermacam-macam dan sifat dinamis sebagai mana pentingnya ekonomi. Daftar memasukan perusahaan yang menjual sedikit kategori barang dagang (Toys “R” Us dan McDonald) sama seperti perusahaan yang menjual banyak variasi barang dagang dalam bentuk retail yang berbeda, seperti JCPennye (departemen store, toko obat, dan penjualan katalog dan internet. Dan Dayton Hudson (department dan discount store). Tujuh perusahaan pada daftar (Walt-Mart, Home Depot, Lowe’s, Costco, Toys “R” Us, The Limited dan Office Depot) telah dikembangkan menjadi retailer utama selama masa 30 yang lalu.

Peluang dalam Retail
Peluang Manajemen

Untuk mengatasi pesaingan yang tinggi dan tantangan lingkungan, retailer mengangkat dan mempromosikan orang dengan cakupan dan minat yang luas. Para pelajar sering melihat retail sebagai suatu bagian pemasaran

Dengan demikian, retailer mempekerjakan orang dengan keahlian dan ketertarikan pada keuangan, pembukuan, HRD, logistik, dan sistem komputer sebagaimana pemasaran.
Manajer retail sering memberikan pertimbangan tanggung jawab lebih awal pada karir mereka.Manajemen retail juga merupakan imbalan secara keuangan.Setelah menyelesaikan program pelatihan manajemen pada retail, manajer dapat duakali lipat dari awal gaji mereka pada tiga hingga lima tahun jika kerjanya baik.

Peluang kewirausahaan
Retail juga memberikan peluang untuk orang yang ingin untuk memulai bisnis milik mereka sendiri. Banyak wirausahawan retail diantara 400 orang makmur di Amerika serikat.Keberhasilan yang tinggi dari wirausahawan retail termasuk Jeffrey Bezos (Amazon.com), Dave Thomas (Wendy’s), Tvon Chouinard (Patagonia), dan Donald Fisher (The GAP).

Proses keputusan manajemen Retail

Konsep ratail adalah suatu orientasi manajemen berpusat pada kebutuhan-kebutuhan pada penentuan target pasar nya dan memuaskan kebutuhan-kebutuhan lebih efektif dan efisien dari pada pesaing. Konsep reatail menekankan kinerja retailer yang tinggi harus sekuat pesaing. Mereka tidak bisa mencapai kinerja tinggi dengan secara mudah memuaskan kebutuhan pelanggan. Mereka juga harus melihat dengan dekat untuk memastikan bahwa pesaing tidak menarik pelanggan mereka.

Management retail haruslah bisa menentukan keputusan mutlak dalam menyeleksi target pasar, penempatan toko, menentukan merchandice apa yang akan dijual dan jasa yang diajukan, serta harus bisa bernegosiasi dengan supplier dan menentukan harganya, promosinya serta display merchandise-nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

thaks,telah mampir di blog saya.